Minggu, 01 Februari 2015

BERKARYA BER'ARAH

Kobarkan semangat hidupmu sekuat gelegar halilintar
Dengan kendali hati nurani memperbaharui bumi pertiwi
Banjir keringat laksana angin membantai harapan palsu
Bertarunglah dengan keadaan berperanglah dengan keinginan
Bertempurlah leburkan mimpi tenggelamkan masa lalu
Peluklah kenyataan

Semangat
Dunia mengijinkan berkecamuk menerjang ketidak pastian
Lautan lepas perlambang dua kehidupan
Tenggelam di dasar temukan ikan mengeruk timbunan mas
Menjala uang menjaring benda mengambang
Bara lahar dirongga jiwa geram mengebor inti batas
Satu dunia satu zona aman tidak aman
Pertahanan harus di utamakan

Keringat pengisi waktu bergemuruh
Para pelaku waktu menghapus semu
Nusantara gelombang dunia
Satu aksi beragam fungsi
Fungsikan sebagai ajang kemaslahatan
Bukan lomba kecerdikan perpolitikan
Saling menusuk saling cakar demi jabatan

Berkarya berkarya
Berkarya membutuhkan emosi
Berkarya berkarya
Arah angin berkata tetap jaga kondisi
Balon udara tebarkan pesona gembira
Inspirasi berkreasi kini dan nanti
Maju sebagai garda depan dengan cinta
Menara ultimatum simbol kekuatan
Bangkitnya masa kejayaan

Rembulan merah menenggelamkan rimba raya
Atmosfir langit bergemuruh
Fenomena pemandangan segenap penjuru
Alam semesta buktikan keajaibanya
Berseru seraya berseru
Ingatkan galaksi antariksa hingga penginjak tanah
Mengecam keras keserakahan
Mungkinkah selesai
Usai tiada usai hingga bumi lelah berputar
Menara ultimatum simbol kekuatan
Bermula dengan terucapnya kejujuran

Berkarya ber'arah
Dengan kerendahan diri kita meloncat tinggi
Arah mengarahkan
Lemah kawan harus kembali di kuatkan
Berkarya ber'arah
Luapkan ekspresi energi tepat sasaran
Bangun bangun bangun
Bangun lembar keseragaman dari tinta perbedaan
Berkarya ber'arah
Apa saja siapa saja arahkan karya
Berguna mengundang tawa kaum atas tengah juga bawa
Sabang sampai merauke hingga penjuru dunia


Puisi Cipt. Tarso Brekel




Tidak ada komentar:

Posting Komentar