Jalan melenggok pantat bergoyang
Semakin membesar tai lalat di pipimu
Sebatang rokok di bibir hitam mu
Ciri khas kamu yang lagi bimbang
Gadis muda di tengah malam
Menenggak vodka hilangkan resah
Menghisap ganja sarang setan neraka
Jatuh terjerumus di lembah mencekam
Gadis malam tidak tahu arah tujuan
Di tinggal pacar bermain gila ganti wanita
Harapannya seperti asap yang menghilang
Matannya sayup terbuai aroma minuman
Bimbang.... Bimbang.... Bimbang
Bimbang.... Bimbang.... Bimbang
Dadannya mengembang penuh bimbang
Terkapar lunglai di tepi jembatan
Tengtop hitam yang pudar melekat di tubuhmu
Sehitam hidupmu yang memang telah hitam
Bimbang.... Bimbang.... Bimbang
Bimbang.... Bimbang.... Bimbang
Berombak rambutnya panjang sebahu
Hilang gundul membuka lembaran baru
Walau hati masih terpaku di tiang dulu
Mentari telah muncul meskipun ragu ragu
Puisi "Lirik lagu" Cipt. Tarso Brekel
Semakin membesar tai lalat di pipimu
Sebatang rokok di bibir hitam mu
Ciri khas kamu yang lagi bimbang
Gadis muda di tengah malam
Menenggak vodka hilangkan resah
Menghisap ganja sarang setan neraka
Jatuh terjerumus di lembah mencekam
Gadis malam tidak tahu arah tujuan
Di tinggal pacar bermain gila ganti wanita
Harapannya seperti asap yang menghilang
Matannya sayup terbuai aroma minuman
Bimbang.... Bimbang.... Bimbang
Bimbang.... Bimbang.... Bimbang
Dadannya mengembang penuh bimbang
Terkapar lunglai di tepi jembatan
Tengtop hitam yang pudar melekat di tubuhmu
Sehitam hidupmu yang memang telah hitam
Bimbang.... Bimbang.... Bimbang
Bimbang.... Bimbang.... Bimbang
Berombak rambutnya panjang sebahu
Hilang gundul membuka lembaran baru
Walau hati masih terpaku di tiang dulu
Mentari telah muncul meskipun ragu ragu
Puisi "Lirik lagu" Cipt. Tarso Brekel
Tidak ada komentar:
Posting Komentar