Gelap gelapan pinggir jalan
Cuap cuap ga karuan bikin lagu tanpa jedah
Ngopi ngobrol di kota tua
SPG cantik datang menjelma
Tawarkan barang dengan sentuh menawan
Paras ayu wajah wajah itu
Ingatkan orang orang terdahulu
Pernah dekat juga terlintas mirip mereka
Lalu lalang pasangan berdampingan
Buaskan air dalam gelas ku hirup
Nongkrong kongkow bareng teman
Mengarungi sepanjang kota besar
Melihat hitam putih metropolitan
Mobil mobil bergerak berpindah
Berseliweran tengah malam
Mungkin melepas lelah
Atau mungkin aktivitas mulai bekerja
Mata pikiran menahan pening
Seakan pernah alami hal serupa berulang
Beberapa tempat beberapa saat
Beberapa waktu beberapa masa
Apakah ini kerinduan nenek moyang
Apakah ini tabungan rindu baru terpecahkan
Gelap terang pertemuan
Cerah suram pengalaman
Menghasilkan perubahan
Mempertemukan pasangan dua insan
Tetapi langkah ini hanya menyaksikan
Mungkin hanya kebetulan
Tetapi rangkaian terangkai hanya tak kuasa menjelaskan
Alam raya memperlihatkan
Mungkin semesta bantu jawab menguraikan
Meringankan beban hidup toubat pendosa
Meskipun pengaruh lingkungan penuh goda
Pertunangan pernikahan jiwa jiwa masa lampau
Berawal saat tubuh mendekap terasa berbeda
Tetapi tatap sikap nampak sama
Begitulah jikalau jiwa lelap terbangun hadir kembali
Titisan menitis pertemukan tubuh
Tersusun sesuai rencana pencipta alam semesta
Langit bumi merestui seleksi raga pertemukan damai
Tersenyum semesta menyibak tabir membuka pesona
Puisi Cipt. Tarso Brekel
Cuap cuap ga karuan bikin lagu tanpa jedah
Ngopi ngobrol di kota tua
SPG cantik datang menjelma
Tawarkan barang dengan sentuh menawan
Paras ayu wajah wajah itu
Ingatkan orang orang terdahulu
Pernah dekat juga terlintas mirip mereka
Lalu lalang pasangan berdampingan
Buaskan air dalam gelas ku hirup
Nongkrong kongkow bareng teman
Mengarungi sepanjang kota besar
Melihat hitam putih metropolitan
Mobil mobil bergerak berpindah
Berseliweran tengah malam
Mungkin melepas lelah
Atau mungkin aktivitas mulai bekerja
Mata pikiran menahan pening
Seakan pernah alami hal serupa berulang
Beberapa tempat beberapa saat
Beberapa waktu beberapa masa
Apakah ini kerinduan nenek moyang
Apakah ini tabungan rindu baru terpecahkan
Gelap terang pertemuan
Cerah suram pengalaman
Menghasilkan perubahan
Mempertemukan pasangan dua insan
Tetapi langkah ini hanya menyaksikan
Mungkin hanya kebetulan
Tetapi rangkaian terangkai hanya tak kuasa menjelaskan
Alam raya memperlihatkan
Mungkin semesta bantu jawab menguraikan
Meringankan beban hidup toubat pendosa
Meskipun pengaruh lingkungan penuh goda
Pertunangan pernikahan jiwa jiwa masa lampau
Berawal saat tubuh mendekap terasa berbeda
Tetapi tatap sikap nampak sama
Begitulah jikalau jiwa lelap terbangun hadir kembali
Titisan menitis pertemukan tubuh
Tersusun sesuai rencana pencipta alam semesta
Langit bumi merestui seleksi raga pertemukan damai
Tersenyum semesta menyibak tabir membuka pesona
Puisi Cipt. Tarso Brekel
Tidak ada komentar:
Posting Komentar