Mimpi adalah inspirasi .......
Fungky menghisap nurani
Pesona menusuk hati
Uraian kisah cinta curahan belai mesrah
Pesan rindu membantai melumat dada
Landasan jebol tertancap pesawat jatuh
Aku berkata kamu terjemahkan dalam nada
Aku cahayamu di manapun kamu berada
Nampak gunung menangis teteskan teriakan warga
Jangan ada lainya selain diriku kemanapun kamu pergi
Ingatlah pelukan eratku itu karena aku tak ingin jauh darimu
Jangan tinggalkan aku karena tak ada lagi penjagaku
Hijau pohonku tumbang rebahkan badan
Cinta kasih bercinta menyeruakkan pulau tak ingin pisah
Hatiku telah memilihmu meskipun kebingungan melanda
Kasih sayang juga perhatianmu membuatku selalu merindukanmu
Hanya kepadamu ku ungkap semua helaiku
Seandainya dirimu lebih dahulu hadir
Air hujan tidak hanya membasuh wajahku
Tapi seluruh tubuhku
Kau adalah pas foto melekat erat hingga kiamat
Dayung nelayan tak akan bertanya mengapa laut lemparkan airnya
Tanah tinggi juga tak akan menimbun ribuan cinta
Nama pada undanganpun akan tertulis namaku namamu
Meskipun tertampak namanya
Jiwa jiwa memanggil tetapi tak terlihat
Saksi hangat dinginya dekapan
Tangisku karena cemburu tangisku karena semangatmu
Berharap keadilan satukan aku kamu
Ceburkan momok menembus danau
Jaga dirimu dalam mengembara
Bangkit sayang menggempur hina
Percayakan saja raga kuat karenaNYA
Debu akan ikut bernyanyi mengisi adanya raga suci
Biarkan momok mengikuti langkah surya
Bersabarlah karena aku tetap cahayamu
Fungky menghisap nurani
Pesona menusuk hati
Uraian kisah cinta curahan belai mesrah
Pesan rindu membantai melumat dada
Landasan jebol tertancap pesawat jatuh
Aku berkata kamu terjemahkan dalam nada
Aku cahayamu di manapun kamu berada
Nampak gunung menangis teteskan teriakan warga
Jangan ada lainya selain diriku kemanapun kamu pergi
Ingatlah pelukan eratku itu karena aku tak ingin jauh darimu
Jangan tinggalkan aku karena tak ada lagi penjagaku
Hijau pohonku tumbang rebahkan badan
Cinta kasih bercinta menyeruakkan pulau tak ingin pisah
Hatiku telah memilihmu meskipun kebingungan melanda
Kasih sayang juga perhatianmu membuatku selalu merindukanmu
Hanya kepadamu ku ungkap semua helaiku
Seandainya dirimu lebih dahulu hadir
Air hujan tidak hanya membasuh wajahku
Tapi seluruh tubuhku
Kau adalah pas foto melekat erat hingga kiamat
Dayung nelayan tak akan bertanya mengapa laut lemparkan airnya
Tanah tinggi juga tak akan menimbun ribuan cinta
Nama pada undanganpun akan tertulis namaku namamu
Meskipun tertampak namanya
Jiwa jiwa memanggil tetapi tak terlihat
Saksi hangat dinginya dekapan
Tangisku karena cemburu tangisku karena semangatmu
Berharap keadilan satukan aku kamu
Ceburkan momok menembus danau
Jaga dirimu dalam mengembara
Bangkit sayang menggempur hina
Percayakan saja raga kuat karenaNYA
Debu akan ikut bernyanyi mengisi adanya raga suci
Biarkan momok mengikuti langkah surya
Bersabarlah karena aku tetap cahayamu
Puisi Cipt. Tarso Brekel
Tidak ada komentar:
Posting Komentar